7 Cara Optimasi Kecepatan WordPress di Hosting Murah
Banyak pengguna WordPress beranggapan bahwa website yang lambat hanya bisa diatasi dengan upgrade ke server mahal. Padahal, dengan optimasi yang tepat, Anda bisa membuat website WordPress tetap kencang meski menggunakan shared hosting murah.
Kecepatan website bukan hanya soal kenyamanan pengunjung, tapi juga faktor kunci dalam penilaian Core Web Vitals Google untuk menentukan peringkat SEO.
1. Gunakan Plugin Caching yang Ringan
Caching menyimpan versi statis website Anda sehingga server tidak perlu memproses script PHP yang berat setiap kali ada pengunjung. Untuk hosting murah, gunakan plugin yang efisien seperti:
- LiteSpeed Cache: Sangat direkomendasikan jika server hosting Anda menggunakan teknologi LiteSpeed (cek di panel hosting Anda).
- WP Super Cache: Alternatif gratis dan sangat ringan dari Automattic.
2. Optimasi Gambar Secara Otomatis
Gambar berukuran besar adalah penyebab utama website berat. Jangan mengunggah gambar langsung dari kamera. Gunakan plugin seperti Smush atau Imagify untuk mengompres ukuran file tanpa merusak kualitas visual, dan gunakan format WebP jika memungkinkan.
3. Pilih Tema WordPress yang Ringan (Lightweight)
Hindari tema yang terlalu banyak fitur (bloated). Untuk performa maksimal di hosting murah, gunakan tema seperti GeneratePress, Astra, atau Hello Elementor. Tema-tema ini memiliki ukuran kode yang sangat kecil di bawah 50KB.
4. Gunakan PHP Versi Terbaru
PHP adalah "mesin" yang menjalankan WordPress. Versi PHP 8.x jauh lebih cepat dan efisien dalam mengelola memori dibandingkan versi 7.x. Anda bisa mengubah versi PHP ini melalui Select PHP Version di cPanel hosting Anda.
5. Batasi Penggunaan Plugin
Setiap plugin menambah beban kerja server. Hapus plugin yang tidak digunakan dan ganti plugin berat dengan alternatif yang lebih simpel. Ingat: "Quality over Quantity".
6. Minimalkan HTTP Requests (Minify)
Proses Minify akan menghapus karakter yang tidak perlu pada file CSS, HTML, dan JavaScript sehingga ukuran file lebih kecil. Anda bisa menggunakan plugin Autoptimize untuk melakukan ini secara otomatis.
7. Manfaatkan CDN Gratis (Cloudflare)
Meskipun Anda menggunakan server Indonesia, menggunakan Cloudflare tetap sangat membantu dalam menyaring trafik sampah (bot) dan mendistribusikan konten statis melalui server mereka yang tersebar di seluruh dunia.
Posting Komentar